Saturday, October 23, 2010

Otak Ibu Baru Berkembang Setelah Melahirkan

http://gayahidup.inilah.com/read/detail/913672/otak-ibu-baru-berkembang-setelah-melahirkan

Oleh : Ediya Moralia
Gaya Hidup - Minggu, 24 Oktober 2010 | 07:09 WIB

Para peneliti yang sebagian besar dari Yale University School of Medicine, mengatakan bahwa pertumbuhan otak itu mungkin dipicu oleh perubahan kadar hormon tertentu hanya setelah seorang ibu baru melahirkan anak untuk pertama kali. Mereka melaporkan temuan dalam perluasan area otak ini berhubungan dengan perilaku dan motivasi.

Para peneliti juga menemukan bahwa ibu yang paling antusias tentang bayi mereka, memiliki pertumbuhan lebih pada bagian penting otak - bagian tengah yang menghubungkan motivasi ibu, penghargaan dan pengolahan emosi - daripada ibu yang lebih santai dengan bayi mereka.

Temuan hasil penelitian kecil ini yang dilaporkan dalam Behavioral Neuroscience, edisi Oktober, menunjukkan bahwa keinginan ibu baru untuk merawat bayinya dapat digerakkan dengan insting yang kurang, dan lebih dengan membangun otak yang aktif. Demikian komentar dua ahli saraf tentang penelitian ini yang juga diterbitkan dalam jurnal.

Dipimpin oleh neuroscientist Pilyoung Kim, studi membandingkan gambar MRI dari 19 perempuan yang diambil 2-3 minggu dan 3-4 bulan setelah mereka melahirkan di Yale-New Haven Hospital di Connecticut. Para wanita rata-rata berusia 33, semuanya menyusui, dan hampir setengahnya memiliki anak-anak lain, dan tidak ada yang mengalami depresi postpartum.

Hasil pemindaian otak menunjukkan peningkatan kecil, tapi signifikan dalam volume materi abu-abu di berbagai bagian otak, termasuk daerah yang berhubungan dengan motivasi ibu (hipotalamus), penghargaan dan emosi pengolahan (nigra substantia dan amygdala), integrasi sensorik (lobus parietalis), serta penalaran dan penilaian (korteks prefrontal).

Pada orang dewasa, materi abu-abu umumnya tidak mengubah ukuran selama beberapa bulan tanpa proses belajar signifikan, cedera otak atau sakit, atau perubahan besar dalam lingkungan,

"Perubahan hormonal yang terjadi segera setelah melahirkan, termasuk meningkatnya estrogen, oksitosin, danprolaktin, dapat membuat otak ibu baru 'lebih rentan untuk terbentuk kembali sebagai tanggapan terhadap bayi mereka," kata para peneliti.

Ibu yang menderita depresi postpartum mungkin mengalami penurunan, bukan pertumbuhan, di daerah-daerah otak yang sama. [mor]

No comments: